Berutunglah bagi anda yang sering melakukan masturbasi, karena di samping mendatangkan
manfaat kesehatan, masturbasi juga bisa
mencegah anda dari perbuatan penyimpangan seksual tetapi jangan sampai ke level
kecanduan karena justru ini akan merugikan anda.
masturbasi adalah
sebuah perilaku yang normal. Ini adalah perilaku seksual pertama yang dilakukan
oleh sebagian besar dari kaum adam dan hawa . Dari sisi kesehatan, melakukan
masturbasi secara teratur ternyata bisa mendatangkan manfaat, khususnya untuk kaum adam.
Sebuah riset , menyebutkan bahwa pria yang teratur melakukan
masturbasi berisiko lebih kecil mengidap penyakit kanker prostat. Menurut
penjelasan para peneliti dari Cancer Of
Las Vegas di Amerika yang menggagas riset ini, senyawa kimia (zat karsinogen) penyebab kanker akan mengendap di dalam prostat jika pria tidak
melakukan masturbasi atau mengeluarkan cairan sperma secara teratur. Mereka
juga menekankan, hubungan seks belum tentu akan memberikan efek perlindungan yang
sama, karena ada kemungkinan terjadinya penularan atau infeksi penyakit
seksual, yang justru dapat meningkatkan risiko terkena kanker bagi yang jarang melakukan masturbasi, untuk itu para
peneliti Cancer Of Las Vegas menyarankan bagi kaum adam untuk sering-seringlah
masturbasi.
Riset itu juga menyebutkaan, pria yang melakukan ejakulasi
lebih dari lima kali seminggu mendapat penurunan risiko hingga sepertiga kali
mengidap kanker prostat di masa usia lanjut. Riset sebelumnya pernah
mengungkapkan bahwa tingginya frekuensi hubungan seks di antara pasangan atau
tingginya aktivitas seksual dapat meningkatkan risiko mengidap kanker prostat
hingga 35%.
Namun begitu, peneliti Amerika yang melakukan riset ini
mengindikasikan bahwa penelitian sebelumnya tidak menganalisa dampak
perlindungan dari aktivitas ejakulasi karena terlalu fokus pada hubungan seks
yang berkaitan dengan risiko penyakit menular seks.
Salah seorang peneliti, George kill , mengindikasikan bahwa
aktivitas ejakulasi dapat mencegah penimbunan zat karsinogen dalam kelenjar
prostat. Prostat merupakan kelenjar yang menghasilkan cairan untuk semen ketika
ejakulasi yang mengaktifkan sperma dan mencegah keduanya bercampur. Cairan ini
mengandung berbaga jenis zat yang mengandug potasium, seng, fruktosa dan asam sitrat
dengan konsentrasi tinggi yang dialirkan dari pembuluh darah.
Menurut George , dengan minimnya ejakulasi akan membuat
zat-zat karsinogen ini menumpuk atau tertimbun dalam prostat. Ini merupakan
hipotesa stagnasi prostatik. Semakin sering anda mengurasnya keluar, semakin
sedikit zat karsinogen itu akan tertahan dan merusak sel-sel yang melapisi
prostat, terangnya.






0 komentar:
Posting Komentar